AC yang bunyi berisik biasanya disebabkan oleh baut/panel yang longgar, kipas yang kotor, atau tekanan freon yang tidak normal, sedangkan AC yang bocor air sering disebabkan oleh filter kotor atau saluran pembuangan (drainase) yang tersumbat. Sebagian besar penyebabnya bisa Anda periksa sendiri di rumah sebelum memanggil teknisi. Berikut penyebab AC bunyi berisik dan bocor air beserta cara mengatasinya.
Dua keluhan ini sering muncul bersamaan karena keduanya menandakan AC butuh perawatan. Mari kita bahas satu per satu, mulai dari kebocoran air.
Penyebab AC Bocor Air ke Dalam Ruangan
Air yang menetes dari unit indoor hampir selalu berasal dari sistem pembuangan air kondensasi yang terganggu. Ini penyebab paling umum:
Filter kotor
Filter yang tertutup debu menghambat aliran udara dan membuat evaporator terlalu dingin hingga membeku. Saat es mencair, airnya meluber melewati wadah penampung dan menetes ke dalam ruangan.
Cara mengatasi: Lepaskan filter, cuci dengan air mengalir, keringkan, lalu pasang kembali. Lakukan rutin setiap 2-4 minggu.
Saluran pembuangan (drainase) tersumbat
Selang pembuangan bisa tersumbat lumut, debu, atau kotoran, sehingga air kondensasi tidak mengalir keluar dan akhirnya merembes ke dalam ruangan.
Cara mengatasi: Bersihkan ujung selang pembuangan dan pastikan tidak ada bagian yang tertekuk. Untuk sumbatan yang dalam, teknisi bisa menyedot atau membilas saluran dengan alat khusus.
Freon berkurang atau bocor
Freon yang kurang membuat evaporator terlalu dingin dan berbunga es. Sama seperti filter kotor, es yang mencair menyebabkan tetesan air, sering disertai pendinginan yang melemah.
Cara mengatasi: Penanganan dan pengisian freon harus dilakukan teknisi bersertifikat, karena berkaitan dengan kebocoran yang perlu diperbaiki lebih dulu.
Posisi unit indoor miring
Jika unit indoor tidak terpasang rata (sedikit miring ke arah yang salah), air kondensasi tidak mengalir ke saluran pembuangan dan malah menetes keluar dari sisi unit.
Cara mengatasi: Pemasangan ulang agar unit benar-benar rata sebaiknya dikerjakan teknisi menggunakan waterpass.
Penyebab AC Berbunyi Tidak Normal
Suara AC bisa menjadi petunjuk masalahnya. Kenali jenis bunyinya:
Bunyi bergetar atau berderit
Getaran atau bunyi berderit biasanya berasal dari panel, baut, atau bracket yang longgar, baik pada unit indoor maupun outdoor.
Cara mengatasi: Periksa dan kencangkan penutup serta baut yang longgar. Pastikan bracket unit outdoor terpasang kokoh di dinding.
Bunyi berdesis atau berdengung
Bunyi berdesis (seperti gas keluar) dapat mengindikasikan masalah pada tekanan atau kebocoran freon, sedangkan bunyi dengung sering berasal dari kompresor atau komponen kelistrikan.
Cara mengatasi: Kedua bunyi ini memerlukan pemeriksaan teknisi, jangan membuka unit sendiri karena menyangkut freon dan kelistrikan.
Bunyi krek-krek atau gesekan keras
Gesekan keras atau bunyi krek-krek sering menandakan kipas (blower/fan) yang kotor, bengkok, atau menyentuh komponen lain.
Cara mengatasi: Bersihkan area kipas dari debu jika terjangkau. Bila bunyi berasal dari motor atau bearing yang aus, serahkan ke teknisi.
Bunyi cetek-cetek atau klik berulang
Bunyi klik satu-dua kali saat AC menyala/mati adalah hal wajar (relay). Namun klik berulang terus-menerus bisa menandakan masalah pada relay, thermostat, atau kelistrikan.
Cara mengatasi: Jika klik berulang disertai AC yang mati-nyala sendiri, mintalah teknisi memeriksa komponen kelistrikannya.
Catatan tentang AC outdoor berisik: Unit outdoor memang lebih bising daripada indoor, tetapi bunyi yang tiba-tiba mengeras, bergetar hebat, atau berdengung kasar patut dicurigai, biasanya karena baut/kaki dudukan longgar, kipas kotor, atau kompresor yang mulai bermasalah.
Mana yang Bisa Diatasi Sendiri vs Perlu Teknisi
Bisa Anda Tangani Sendiri:
Mencuci filter yang kotor
Membersihkan ujung selang pembuangan dari sumbatan ringan
Mengencangkan panel atau baut yang longgar
Membersihkan debu di area yang terjangkau
Sebaiknya Panggil Teknisi Bila:
Ada indikasi freon berkurang/bocor (berbunga es, mendesis, pendinginan melemah)
Terdengar dengungan kasar atau bunyi dari kompresor
Unit indoor perlu dipasang ulang agar rata
Bunyi klik berulang disertai AC mati-nyala sendiri
Tercium bau terbakar atau muncul percikan
Prinsipnya: pekerjaan yang menyangkut freon dan kelistrikan selalu menjadi ranah teknisi bersertifikat demi keamanan.
Servis AC atau Saatnya Upgrade? Lihat Pilihan AC Haier
Bunyi dan bocor yang berulang biasanya menandakan AC butuh servis menyeluruh. Bersihkan filter secara rutin dan jadwalkan servis setiap 3-6 bulan agar AC awet dan hemat listrik.
Namun, jika AC Anda sudah tua, sering rewel, dan boros listrik, biaya servis yang menumpuk bisa lebih mahal daripada mengganti unit. AC Haier dengan teknologi inverter dirancang untuk pendinginan yang lebih senyap dan efisien. Lihat pilihan AC Haier di sini: https://www.haier.com/id/ac/
FAQ
Kenapa AC saya bunyi berisik padahal baru dinyalakan?
Paling sering karena panel atau baut yang longgar sehingga bergetar, atau kipas yang kotor. Periksa dan kencangkan bagian yang longgar; jika muncul bunyi mendesis atau dengungan kasar, sebaiknya diperiksa teknisi.
Apakah AC yang menetes air berbahaya?
Airnya sendiri (kondensasi) tidak berbahaya, tetapi tetesan yang dibiarkan bisa merusak dinding/plafon dan menandakan filter kotor atau saluran pembuangan tersumbat. Bersihkan filter dan selang pembuangan terlebih dahulu.
Apakah wajar unit AC outdoor berbunyi?
Sedikit bising itu wajar. Yang perlu diwaspadai adalah bunyi yang tiba-tiba mengeras, bergetar hebat, atau berdengung kasar, biasanya karena dudukan longgar, kipas kotor, atau kompresor bermasalah.